Heddy Safriyanto
(KP TCDP & AT-TIK Sumut)
Pendidikan
dan kewirausahaan merupakan hal terpenting ketika suatu bangsa ingin
maju dan berkembang. Seperti halnya sejarah Jepang yang bangkit dari
keterpurukan. Ibnu Muqaffa (salah seorang tokoh bangsa arab yang hidup
tahun 106-143 H, pengarang Kitab Kalilah dan Damirah) mengatakan bahwa
:”Pendidikan itu ialah yang kita butuhkan untuk mendapatkan sesuatu yang
akan menguatkan semua indera kita seperti makanan dan minuman, dengan
yang lebih kita butuhkan untuk mencapai peradaban yang tinggi yang
merupakan santaan akal dan ruhani.”
Sejalan dengan DPF
sebagai lembaga filantropi berfokus dalam bidang pendidikan mencoba
hadir berkontribusi kecil dalam peradaban Indonesia dengan Program
Teacher’s Competency Development Program (TCDP). Sebagai sasaran utama
adalah guru-guru sekolah swasta di wilayah area proyek Kabupaten Labuhan
Batu dan Labuhan Batu Selatan.
Dan kenapa harus swasta? Ini didasarkan pada kondisi sekolah swasta yang terkesan dikesampingkan oleh pemerintah.
TCDP
itu sendiri merupakan program yang terdiri dari beberapa event meliputi
seminar, pelatihan, pendampingan dan kontes. Untuk wilayah Sumatera
Utara, khususnya Kabupaten Labuhan Batu dan Labuhan Batu Selatan, sedang
berjalan kegiatan Pelatihan TIK Dasar. Kali ini Pelatihan TIK Dasar
diadakan di Kabupaten Labuhan Batu. Sekira 22 guru dari Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK) dan sederajat, mengikuti pelatihan ini. Bertempat di
Laboratorium Komputer SMK Swasta SIti Banun, Sigambal (Rantau Selatan).
Para guru antusias mengikuti Pelatihan Pemanfaatan TIK untuk
Pembelajaran pada 18 -20 Juli 2013 lalu yang didukung penuh oleh lembaga
filantropi Djalaluddin Pane Foundation (DPF).
Tim
fasilitasi, yang dipimpin Manna Ria Munthe, menerapkan strategi
pembelajaran saling berbagi bersama para peserta. "Ini berlandas dari
keyakinan kami bahwa guru-guru Labuhan Batu memiliki potensi yang besar
dalam melahirkan generasi pemimpin bangsa," tutur Manna di sela
sambutannya bagi para peserta Pelatihan TIK yang telah mencapai angkatan
XI. Para peserta berasal dari SMK Fajar Mandiri, SMK dan RA Harisma
Pulo Padang , SMK Pemda, SMK Teladan, SMA BHayangkari 2, MAS Al-Mashum.
Mewakili
DPF selaku PJK, Heddy Safriyanto, menyampaikan apresiasinya atas
semangat para guru setempat bersedia mengikuti Pelatihan TIK ini. Ia
juga mengatakan bahwa selama 3 (tiga) hari, para guru akan ditempa
kompetensinya dalam pemanfaatan TIK dalam pembelajaran. Khususnya,
layanan Internet dan aplikasi Microsoft Power Point 2010. "Layanan
Internet dipadukan dengan sajian slide presentasi akan menjadi materi
pembelajaran yang menarik bagi para siswa ," ujar Heddy.
Salah
seorang peserta, Hendrinova, mengaku termotivasi dari materi-materi
yang disampaikan trainer pelatihan TIK dasar oleh Vinsensius Sitepu dan
Ananta Bangun. "Materi membuat animasi dan menyisipkan video dalam file
Power Point yang diajarkan dalam pelatihan TIK ini sangat menarik. Saya
jadi banyak ide untuk membuat materi pengajaran yang menyenangkan,"
ungkapnya
Selaku Asisten Trainer, Joko Ali Permadi dan
Chairul Saleh Nasution, juga tak ketinggalan memberi komentar. Menurut
mereka, para peserta sangat kooperatif dan semangat dalam mempraktikkan
setiap materi dalam Pelatihan TIK. " Saya senang dapat berbagi
pengetahuan dengan para guru dalam pelatihan ini. Semoga momen ini dapat
menjadi penyokong semangat para guru untuk terus mengabdi menabur
pengetahuan bagi generasi muda Indonesia," ucap Joko yang juga Ketua
Armada Trainer TIK (AT-TIK) di Sumut. AT-TIK Sumut sendiri merupakan
organisasi nirlaba yang bermitra dengan DPF dalam kegiatan TCDP.
0 comments:
Post a Comment