Home » , , , » Klinik T.I.K Siap Hadir di Labuhan Batu

Klinik T.I.K Siap Hadir di Labuhan Batu


Ketika Anda sakit, apa yang akan Anda kunjungi? Rumah sakit/Klinik/Puskesmas adalah alternatif ketika Anda membutuhkan pertolongan. Tergerak dan terinspirasi, Djalaluddin Pane Foundation (DPF), salah satu grup PT Herfinta yang besar di Sumatera Utara, pun turut menciptakan sebuah klinik, namun klinik ini sedikit berbeda. Yakni Klinik T.I.K alias Klinik Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Dengan penuh harap, Klinik ini mampu menjadi wadah bagi guru-guru di Sumatera Utara khususnya di area Labuhan Batu untuk menjadi arena diskusi membahas permasalahan TIK dan perkembangannya. Sebut saja langkah kecil ini juga upaya mendukung program Kemendikbud RI agar guru Indonesia tak lagi gaptek alias gagap teknologi. Karena sejatinya pionir perubahan pendidikan juga ada di tangan para pendidik.

DPF bersama Armada Trainer TIK (AT-TIK) Sumut dan Dewan Pendidikan Labuhan Batu, Kamis lalu (30/10) menyelenggarakan Launching Klinik TIK yang dihadiri oleh beberapa perwakilan dari jajaran Bupati Labuhan Batu yang diwakili Kabag Kesra Rahmat Hidayat, Kakandatel Telkom Labuhan Batu Budi Arianto, Dinas Pendidikan Labuhan Batu, Kepala sekolah SMK Siti Banun, Pimpinan Ponpes Ar Rasyid, Forum Alumni TIK TCDP, dan 17 sekolah yang terdiri dari SMP, SMA/SMK Sederajat di Kabupaten Labuhan Batu di sekretariat Dewan Pendidikan Labuhan Batu Rantau Prapat.

Menurut Kabag Kesra, Rahmat Hidayat Siregar, yang mewakili Bupati Labuhan Batu mengatakan pemerintah Labuhan Batu membuka selebar-lebarnya baik bagi Instansi, Lembaga sosial, dan Pribadi untuk memberikan sumbangsih terhadap pendidikan di Labuhan Batu. “Kegiatan ini merupakan sebagian langkah kecil untuk kemajuan pendidikan. Semoga kegiatan ini berkelanjutan dan memberi hal positif bagi kemajuan pendidikan,” katanya.

Hal senada juga diindahkan oleh Ketua Dewan Pendidikan Labuhan Batu, Ngampuni Tarigan.m Menurutnya teknologi berperan penting dalam kehidupan sehingga tidak bisa terlepas begitu saja. “Dengan pemanfaatan internet, semua akan menjadi mudah. Guru-guru dapat menerapkan TIK dalam pembelajaran sehingga penyelenggaraan pengajaran di dalam kelas tidaklah sulit untuk menjelaskan,” ujarnya.

Perwakilan DPF dari kantor pusat Jakarta pun juga turut hadir. Diwakili Kabid Peltasi, Hendra Yudha, menegaskan bahwa kemajuan pendidikan di Kabupaten Labuhan Batu tidak terlepas dari peran dan kontribusi dari berbagai pihak baik itu pemerintah, lembaga maupun masyarakatnya. “Kegiatan yang di selenggarakan Djalaluddin Pane Foundation ini hasil dari kerjasama dengan Dewan Pendidikan Labuhan Batu dengan menyediakan wadah bagi seluruh alumni Pelatihan TIK Dasar yang sudah kita selenggarakan hingga angkatan 12, dan juga diperuntukkan bagi guru yang berasal dari sekolah lain, dan khalayak masyarakat yang ingin belajar lebih jauh bagaimana pemanfaatan TIK yang baik dan efektif,” katanya

Sekadar info, Klinik TIK ini merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Djalaluddin Pane Foundation dalam Program Teacher Competency Development Program (TCDP) yang sejak 2012 menetapkan titik folus di Kabupaten Labuhan Batu dan Labuhan Batu Selatan. Saat bersamaan, saat ini juga sedang digarap program TCDP di Kabupaten Pekalongan-Jawa Tengah, serta Tasikmalaya-Jawa Barat. Diharapkan dengan adanya Klinik TIK ini bisa mengokohkan bahwa peran teknologi informasi sangatlah penting.

Sebagai tanda atas launching-nyaKlinik TIK, bersamaan juga di helat sebuah Talkshow Interaktif dengan tema“Pemanfaatan Blog dalam Media Promosi dan Edukasi” dan hadir sebagai pembicara Ketua AT-TIK Sumut yang juga mahasiswatingkat akhir di Fakultas IT USU, Joko Ali Permady, serta Blogger dan Dosen di Sumut, Tatang Hidayat.

Oleh : Heddy (Penulis, Blogger, Koordinator DPF)

0 comments:

Post a Comment