Hidup Guru-Guru Rantau Prapat
Posted by Unknown
Posted on 12:08 AM
with No comments
Pelatihan TIK Dasar XIII di Rantau Prapat pada Bulan Oktober kemarin, merupakan pengalaman dan pembelajaran yang luar biasa bagi saya. Bertemu dan belajar bersama dengan Para Guru dari berbagai sekolah di Rantau Prapat adalah hal yang luar biasa. Rantau Prapat bukan nama kota yang asing lagi ditelinga saya bahkan kalimat itu menjadi bagian hidup saya. Ya, nama ibukota Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara ini adalah kota dimana tempat saya lahir. Namun jangan ditanya bagaimana daerah dan tempatnya karena saya hanya tinggal disana selama setahun. Bisa dikatakan numpang lahir saja ketika orang tua saya ditugaskan bekerja di kota tersebut.
Selesai menamatkan kuliah saya bertemu dengan adik kelas saya disatu jurusan yaitu Joko Almady. Dia adalah anggota dari DPF (Djalaluddin Pane Foundation). Foundation yang sebelumnya pernah saya lihat profilnya melalui website. Membaca tentang profil dan kegiatannya, saya memiliki ketertarikan untuk bergabung. Ketertarikan saya karena foundation ini memiliki sebuah Armada Pelatihan yang didirikan untuk melatih para guru se-kabupaten Labuhan Batu dan sekitarnya mengenai Teknologi Informasi dan Komunikasi. Kemudian melalui Joko Almady, saya mengirim surat lamaran dan daftar riwayat hidup saya. Bergabunglah saya di Armada ini.
Seperti yang saya ceritakan diatas ketertarikan saya pertama sekali untuk bergabung di DPF/ATTIK karena Foundation ini melalui ATTIK memiliki misi melatih para guru tentang TIK. Ya, Guru dan TIK adalah salah satu bagian terpenting dalam proses kehidupan dan pendidikan saya. Alasannnya karena Guru adalah pintu pembuka bagi cita-cita dan proses adventure ilmu pengetahuan saya. Melalui seorang Guru saya berani bermimpi dan bercita-cita. Sedangkan TIK adalah alat dan pegangan saya untuk tetap unggul dalam mempertahankan proses Ilmu Pengetahuan saya yang menjadi keahlian saya.
Seiring pengalaman saya yang mencintai dunia Pendidikan dan Teknologi. Bertemu dan bekerja dilingkungan sekolah International membuat saya memiliki rasa keprihatinan terhadap kemajuan para guru di Medan. Melihat dan bekerjasama dengan para Guru International yang berasal dari Asia, Amerika dan Eropa membuat saya belajar banyak hal untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia. Tidak ada hal yang amat berbeda antara para guru Asing dan Indonesia, namun perbedaan yang mencolok yang saya temukan adalah disiplin dan kemauan untuk terus belajar dari hal-hal yang terbaru dan tetap mengikuti perkembangan pendidikan dan teknologi pendidikan terbaru agar anak didiknya tidak ketinggalan dalam proses pendidikannya. Inilah hal kecil yang dilakukan para guru asing untuk tetap mempertahankan kualitas dan mutu pendidikan mereka. Pengalaman inilah yang ingin saya bagikan ke para Guru di Rantau Prapat atau sekitarnya untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan serta anak didik Indonesia dan juga pengetahuan TIK yang saya dapatkan selama dibangku kuliah.
Pelatihan TIK yang berlangsung selama 3 hari ini mempertemukan saya dan tim dengan karakteristik Para Guru yang sangat menarik. Saya bertemu dengan guru-guru dengan karakteristik pantang menyerah, gigih dan terus ingin belajar, namun ada juga sebaliknya. Karakteristik ini merupakan pembelajaran bagi saya dan tim untuk meningkatkan kualitas pelatihan agar pelatihan selama 3 hari tersebut tidak hanya dianggap sebagai pelatihan biasa namun para guru diharapkan dapat membawa sesuatu yang baru bagi proses pengajaran dan pengalaman mereka yang dapat mereka sampaikan bagi anak didiknya. Yang terpenting para guru meningkatkan keahlian mereka dalam mempergunakan TIK dengan baik dalam proses pengajaran disekolahnya.
Ibu Maradu, Nurjaya dan Pak Choirun merupakan beberapa guru yang memiliki karakteristik yang amat menarik. Dari mereka saya belajar banyak hal, yaitu untuk tetap semangat belajar dalam keadaan apapun. Meskipun mereka bukan lagi tergolong usia muda yang dapat menyerap dengan cepat namun mereka termasuk golongan yang karena kegigihan dan keingintahuan mereka, membawa mereka menemukan sesuatu hal yang baru dari pelatihan yang dapat meningkatkan kualitas mereka sebagai guru dalam memberikan pelajaran bagi anak didiknya. Meningkatkan kahlian mereka dalam menggunakan Internet dan Microsoft Power Point untuk proses pengajaran yang lebih menarik.
Para Guru yang mengikuti Pelatihan ini sebenarnya telah memiliki kemampuan yang baik dibidang studi yang dibawanya namun kebanyakan dari mereka sangat sedikit yang memiliki kemampuan dalam bidang TIK. Hal ini sangat disayangkan, karena di Era globalisai hendaknya para guru di Indonesia dan pendidikan di sekolah-sekolah telah menerapkan TIK dalam proses pembelajarannya untuk kemajuan anak didik dan mutu pendidikan disekolahnya dan juga di Indonesia. Perkembangan teknologi memang tidak bisa selalu diikuti karena perkembangannya yang sangat cepat, namun kemampuan dasar dari penguasaan TIK dalam proses belajar mengajar hendaknya telah dimiliki oleh masing-masing guru. Alasannya karena dengan penguasaan TIK guru dapat menyampaikan materi pembelajaran yang lebih interaktif dan kreatif yang dapat meningkatkan kemampuan dan daya analisis anak didik. Menciptakan suasana belajar mengajar yang menyenangkan dan meninggalkan suasana belajar yang monoton yang membuat anak didik berfikir statis.
Melalui pelatihan tersebut saya berharap hal kecil yang saya berikan bagi para guru dapat berguna dan setidaknya saya telah memberikan kontribusi meskipun kecil bagi kota Rantau Prapat tempat saya lahir agar menjadi kota yang unggul dan aktif dalam bidang TIK. Semoga apa yang dicanangkan oleh Pemerintah untuk menciptakan guru-guru yang berkualitas dan melek Teknologi dan Internet agar tewujud kemajuan pendidikan Indonesia dan generasi penerus bangsa terlaksana dengan baik. Dengan kemajuan generasi bangsa maka tidak mustahil kemajuan ekonomi dan taraf hidup bangsanya juga akan maju. Hidup Guru Rantau Prapat dan Hidup Guru Indonesia !!!
Oleh Nurul Hayati ( A makeup artist, a chef, a researcher, a teacher, a lecturer, an assistant research, an assistant principal, a trainer, a scienties )
0 comments:
Post a Comment