8 Juni 2011
Pagi hari yang cerah ini, aku terbangun pukul setengah 9 pagi. Kali ini kurasakan badanku pegal pegal kayak ikan asin yang baru dibanting. Upzzzz
Hingga aku tak sadar bahwa aku telah meninggalkan kewajibanku sebagai muslim. Alaahhh lebay,,
Maafin aku ya Tuhan…
Sebenarnya rasa kantuk masih menghantui hingga kelopak mata hanya setengah terbuka. Tapi,, kali ini tidak bisa main main. Mata kuliah Ekonomi Indonesia menuntutku untuk segera bangkit dan bergegas. Ditambah lagi tugas resume harus kelar hari itu juga. Sudah banyak waktu kusia siakan untuk hal yang tak berguna. Sekali lagi, aku hanya manusia biasa tak lepas dari khilaf. (Ngasal)
Setengah jam aku menyelesaikan semua. Mulai dari mandi, dan berpakaian. Bisa dibilang express gitulah. Kalo misalnya ada perlombaan pasti awaklah yang menang… hihihihi
Kusempatkan juga untuk sarapan. Mengingat perut juga terasa kosong dari semalam. Bicos badan rasanya patah patah. Perjalanan yang seharusnya ditempuh 2 jam malah nambah 2 jam lagi. Pan*** terasa panas dan tepos. Mana aku juga gak punya Pan***. Tiba di medan langsung kubaringkan badan dan tidor secepatnya. Maklum cuaca agak mendukung. Sore itu hujan. Akupun langsung kena imbas dari air hujan. Biasanya kalo iseng aku menyebutnya KENCING TUHAN. Hihihihikkkkk
Sebenarnya ada yang menggelitik pikiran dan perasaanku ketika sedang menyantap nasi pecal. Tiba tiba muncul dua orang anak muda sambil membawa gitar menghampiri.
Tanpa basa basi langsung bermain gitar dan berkata “maaf, bukan maksud mengganggu tapi aku hanya seorang penyanyi jalanan. Daripada aku mencuri lebih baik aku menyanyi.”
Glek !
Aku terdiam dan memperhatikan.
Niy orang sebenarnya sudah mengganggu. Dari paras aja keliatan dekil banget. Lebih dekil daripada aku. Blom mandi keliatannya. Rambut acak acakan. Parah banget lah.
Orang ini tetap cuek dan terus bernyanyi. Entah apa yang dinyanyikannya. Suaranya parau. Parah kali deh….
Udah gitu langsung disodorkan kantong plastik sebagai imbalan dari usaha nyanyi barusan. Aku kasih aja lah seribu perak. Kebetulan ada dikantong. Selanjutnya mereka segera berlalu..
Tiba tiba aku mendengar dari salah satu pelanggan berkata”daripada mereka mencuri lebih baik mereka mengamen.”
Wah ! parah ni orang . seandainya semua berpikiran seperti itu gimana generasi yang akan datang??? Aku tersenyum simpul dan tertawa dalam hati.
Anak anak jaman sekarang, tubuh sehat tapi hidup dijalanan gak keruan. Itulah yang ada dalam benakku. Bagaimana dengan aNda????
0 comments:
Post a Comment